FIFA Luncurkan Aplikasi Android Menyambut Piala Dunia 2014
Written by Android Indonesia
Fifa , badan sepak bola yang mengatur tentang regulasi dan peraturan sepakbola dunia. Baru-baru ini meluncurkan aplikasi mereka sendiri dikhususkan untuk mobile iOS dan Android yang memungkinkan pengguna untuk tetap update dengan skor skor dan jadwal pertandingan terbaru dalam dunia sepak bola, khusunya menjelang Piala Dunia 2014 .
bermimpilah selagi bisa..berusahalah selagi mampu..berdo'a lah sepanjang waktu
Selasa, 03 Desember 2013
Senin, 02 Desember 2013
Hasil Seri A
Senin, 02 Desember 2013
Italia - Liga Seri A
Juventus 1 - 0 Udinese
Minggu, 01 Desember 2013
Italia - Liga Seri A Internazionale 1 - 1 Sampdoria
Chievo 3 - 0 Livorno
Cagliari 2 - 2 Sassuolo
Atalanta B.C. 1 - 1 ASRoma
Catania 1 - 3 AC Milan
Genoa 1 - 1Torino
Parma F.C 1 - 1 Bologna FC
Selasa, 26 November 2013
Italia - Liga Seri A
AS Roma 0 - 0 Cagliari
Senin, 25 November 2013
Italia - Liga Seri A
Bologna FC 1 - 1 Internazionale
Italia - Liga Seri A
Juventus 1 - 0 Udinese
Minggu, 01 Desember 2013
Italia - Liga Seri A Internazionale 1 - 1 Sampdoria
Chievo 3 - 0 Livorno
Cagliari 2 - 2 Sassuolo
Atalanta B.C. 1 - 1 ASRoma
Catania 1 - 3 AC Milan
Genoa 1 - 1Torino
Parma F.C 1 - 1 Bologna FC
Selasa, 26 November 2013
Italia - Liga Seri A
AS Roma 0 - 0 Cagliari
Senin, 25 November 2013
Italia - Liga Seri A
Bologna FC 1 - 1 Internazionale
Hasil Liga Inggris
Minggu, 01 Desember 2013
Inggris Liga Premier
Chelsea 3 - 1 Southampton
Manchester City 3 - 0 Swansea City
Hull City 3 - 1Liverpool
Tottenham 2 - 2 Manchester United
Newcastle 2 - 1 West Brom
Inggris Liga Premier
Chelsea 3 - 1 Southampton
Manchester City 3 - 0 Swansea City
Hull City 3 - 1Liverpool
Tottenham 2 - 2 Manchester United
Newcastle 2 - 1 West Brom
Kado untuk Legenda
Manchester- Di hari ulang tahunnya, Ryan Giggs menerima kado kejutan dari para pemain Manchester United. Salah satunya secara bergurau seperti ingin memintanya untuk segera fokus jadi pelatih saja.
Pada tanggal 29 November kemarin Giggs genap berusia 40 tahun, sebuah usia yang terbilang langka untuk seorang pesepakbola yang masih aktif bermain di kompetisi level teratas.
Terkait usianya itu pula kemudian peraih 13 medali juara Premier League, empat medali kemenangan Piala FA, tiga medali titel Piala Liga, dan dua medali kemenangan di Liga Champions tersebut mendapat kado "lucu-lucuan" dari para pemain MU.
"Para pemain memberinya satu atau dua kejutan buatnya di ruang ganti," ungkap Manajer MU David Moyes diExpress.
"Salah satunya adalah arloji pelatih. Saya pikir ia mulai berpikir mereka mulai mendorongnya untuk keluar dari ruang ganti!" selorohnya.
Mulai musim ini Giggs memang bukan cuma berpredikat sebagai pemain senior 'Setan Merah' tetapi juga masuk ke jajaran staf kepelatihan Moyes. Di masa depan, karier di dunia pelatih sangat mungkin akan ditekuni secara serius oleh Giggs.
Namun demikian, entah kapan itu akan terjadi. Yang jelas saat ini pesepakbola asal Wales tersebut masih setia memperlihatkan aksi-aksinya di lapangan hijau, kendatipun tidak sesering dulu dan acapkali tidak lagi dari area sayap kiri--posisi awal pemain yang dikenal dengan lari dan giringan bola sip itu.
"Ia dihormati oleh semua orang di ruang ganti atas apa yang sudah ia lakukan dan dicapainya dalam sepakbola," tutur Moyes.
"Di mana saya memosisikannya dalam daftar pemain-pemain terbaik di Premier League? Tak diragukan lagi di posisi atas karena masa baktinya, durasi ia berada di satu klub, jumlah permainan yang ia catatkan, apa yang telah ia lakukan di Premier League dan juga di Eropa."
"Setiap musim Anda melihat momen-momen Ryan Giggs. Saya cuma berpikir bahwa bisa bermain sedemikian bagus pada usianya itu benar-benar istimewa."
"Ia merupakan sebuah contoh bagus buat para pemain muda tentang bagaimana Anda harus mendedikasikan diri kepada karier sendiri, dan juga bagaimana untuk pemain-pemain di pertengahan usia 30 yang mungkin berpikir sudah mulai 'habis'. Tapi jika Anda benar-benar mengurus diri sendiri dan berlatih dengan baik, mungkin saja itu bisa berjalan lebih lama," bebernya
Pada tanggal 29 November kemarin Giggs genap berusia 40 tahun, sebuah usia yang terbilang langka untuk seorang pesepakbola yang masih aktif bermain di kompetisi level teratas.
Terkait usianya itu pula kemudian peraih 13 medali juara Premier League, empat medali kemenangan Piala FA, tiga medali titel Piala Liga, dan dua medali kemenangan di Liga Champions tersebut mendapat kado "lucu-lucuan" dari para pemain MU.
"Para pemain memberinya satu atau dua kejutan buatnya di ruang ganti," ungkap Manajer MU David Moyes diExpress.
"Salah satunya adalah arloji pelatih. Saya pikir ia mulai berpikir mereka mulai mendorongnya untuk keluar dari ruang ganti!" selorohnya.
Mulai musim ini Giggs memang bukan cuma berpredikat sebagai pemain senior 'Setan Merah' tetapi juga masuk ke jajaran staf kepelatihan Moyes. Di masa depan, karier di dunia pelatih sangat mungkin akan ditekuni secara serius oleh Giggs.
Namun demikian, entah kapan itu akan terjadi. Yang jelas saat ini pesepakbola asal Wales tersebut masih setia memperlihatkan aksi-aksinya di lapangan hijau, kendatipun tidak sesering dulu dan acapkali tidak lagi dari area sayap kiri--posisi awal pemain yang dikenal dengan lari dan giringan bola sip itu.
"Ia dihormati oleh semua orang di ruang ganti atas apa yang sudah ia lakukan dan dicapainya dalam sepakbola," tutur Moyes.
"Di mana saya memosisikannya dalam daftar pemain-pemain terbaik di Premier League? Tak diragukan lagi di posisi atas karena masa baktinya, durasi ia berada di satu klub, jumlah permainan yang ia catatkan, apa yang telah ia lakukan di Premier League dan juga di Eropa."
"Setiap musim Anda melihat momen-momen Ryan Giggs. Saya cuma berpikir bahwa bisa bermain sedemikian bagus pada usianya itu benar-benar istimewa."
"Ia merupakan sebuah contoh bagus buat para pemain muda tentang bagaimana Anda harus mendedikasikan diri kepada karier sendiri, dan juga bagaimana untuk pemain-pemain di pertengahan usia 30 yang mungkin berpikir sudah mulai 'habis'. Tapi jika Anda benar-benar mengurus diri sendiri dan berlatih dengan baik, mungkin saja itu bisa berjalan lebih lama," bebernya
Totenham vs Man United
MATCHREPORT
19:00 WIB - 2013/12/01
Tottenham2-2Man. UnitedK. Walker
'18
'32W. RooneySandro
'54M. Dembélé
'54H. Lloris
'56
'57W. RooneyA. Townsend
'65A. Lennon
'65J. Defoe
'72Soldado
'72
'73D. Welbeck
'73J. Hernández
'77P. Evra
'80P. Jones
'84S. Kagawa
'84A. Young
'84L. Valencia
'84NaniG. Sigurdsson
'85N. Chadli
'85
'89N. Vidić
19:00 WIB - 2013/12/01
Tottenham2-2Man. UnitedK. Walker
'18
'32W. RooneySandro
'54M. Dembélé
'54H. Lloris
'56
'57W. RooneyA. Townsend
'65A. Lennon
'65J. Defoe
'72Soldado
'72
'73D. Welbeck
'73J. Hernández
'77P. Evra
'80P. Jones
'84S. Kagawa
'84A. Young
'84L. Valencia
'84NaniG. Sigurdsson
'85N. Chadli
'85
'89N. Vidić
Minggu, 01 Desember 2013
Harga Mati untuk Liverpool
Liverpool- Liverpool sejauh ini telah tampil konsisten di liga. Target finis empat besar di akhir musim seharusnya tidak boleh sampai lepas dari genggaman.
The Reds telah absen bermain di Liga Champions selama empat tahun. Tentunya, Liverpool tidak ingin lebih lama lagi gagal berlaga di kompetisi antarklub paling elite itu.
Potensi untuk mencapainya terlihat di musim ini. 'Si Merah' kini duduk di posisi kedua di bawah Arsenal dengan selisih tujuh poin dan satu pertandingan sisa.
Bek Liverpool Martin Skrtel tidak mau lagi timnya gagal finis di zona Liga Champions. Mengingat, performa Liverpool jauh lebih baik daripada musim-musim sebelumnya.
"Targetnya harus bisa finis empat besar -- dan itu yang kami cari untuk capai," tegas pesepakbola Slowakia ini kepadaMirror.
"Bagiku, aku berada di salah satu klub terbesar i dunia. Dan aku akan bilang bahwa semua di sini bangga bermain di klub ini -- tapi semua orang punya sebuah ambisi bermain di Liga Champions. Jadi ini penting buat kami, sebagai pemain dan untuk masa depan klub, finis di empat besar di akhir musim."
"Di Liverpool, ekspektasinya selalu tinggi dan musim lalu tidak bagus buat kami. Jadi tujuannya kali ini mengawali dengan baik. Kami sudah bermain sangat baik sejauh ini dan kami bisa memiliki kepercayaan diri di masa depan, tapi cuma lolos ke Liga Champions yang akan dihitung sebagai sebagai sebuah kesuksesan," lugas Skrtel
The Reds telah absen bermain di Liga Champions selama empat tahun. Tentunya, Liverpool tidak ingin lebih lama lagi gagal berlaga di kompetisi antarklub paling elite itu.
Potensi untuk mencapainya terlihat di musim ini. 'Si Merah' kini duduk di posisi kedua di bawah Arsenal dengan selisih tujuh poin dan satu pertandingan sisa.
Bek Liverpool Martin Skrtel tidak mau lagi timnya gagal finis di zona Liga Champions. Mengingat, performa Liverpool jauh lebih baik daripada musim-musim sebelumnya.
"Targetnya harus bisa finis empat besar -- dan itu yang kami cari untuk capai," tegas pesepakbola Slowakia ini kepadaMirror.
"Bagiku, aku berada di salah satu klub terbesar i dunia. Dan aku akan bilang bahwa semua di sini bangga bermain di klub ini -- tapi semua orang punya sebuah ambisi bermain di Liga Champions. Jadi ini penting buat kami, sebagai pemain dan untuk masa depan klub, finis di empat besar di akhir musim."
"Di Liverpool, ekspektasinya selalu tinggi dan musim lalu tidak bagus buat kami. Jadi tujuannya kali ini mengawali dengan baik. Kami sudah bermain sangat baik sejauh ini dan kami bisa memiliki kepercayaan diri di masa depan, tapi cuma lolos ke Liga Champions yang akan dihitung sebagai sebagai sebuah kesuksesan," lugas Skrtel
Sambutan Hangat Bagi Rambo
VIVAbola- Aaron Ramsey menjadi bintang kemenangan 3-0 Arsenalsaat menghadapi Cardiff City malam tadi. Dia mencetak dua gol dalam pertandingan di Cardiff City Stadium.
Pemain yang biasa disapa Rambo itu membuka keunggulan di menit 29. Setelah diselingi oleh gol Matthieu Flamini di menit 86, Ramsey pun menutup laga dengan gol pamungkas di menit 90+3.
Yang menarik, meskipun dua kali mengoyak gawang Cardiff, Ramsey malah mendapat sambutan hangat dari fans tuan rumah. Diketahui, gelandang 22 tahun tersebut sempat memperkuatThe Bluebirdssebelum bergabung dengan Arsenalpada 2008.
"Fantastis, saya ingin menyaksikan hal ini sekali lagi. Saya benar-benar merasa dihormati dan sangat bangga menjadi orang Wales," kata Ramsey selepas pertandingan, seperti dikutipSky Sport, Minggu, 1 Desember 2013.
Sebelum turun bertanding, Ramsey pun menampilkan gestur khas pendukung Cardiff yang disebut "ayatollah". Dia juga menolak untuk melakukan selebrasi saat mencetak dua gol tersebut.
"Mereka mengerti bahwa saya memang harus bergabung dengan Arsenaluntuk melanjutkan karier. Karena itu, saya pun harus bisa menghargai mereka dengan tidak merayakan gol," ungkapnya. (art)
© VIVA.co.id
Pemain yang biasa disapa Rambo itu membuka keunggulan di menit 29. Setelah diselingi oleh gol Matthieu Flamini di menit 86, Ramsey pun menutup laga dengan gol pamungkas di menit 90+3.
Yang menarik, meskipun dua kali mengoyak gawang Cardiff, Ramsey malah mendapat sambutan hangat dari fans tuan rumah. Diketahui, gelandang 22 tahun tersebut sempat memperkuatThe Bluebirdssebelum bergabung dengan Arsenalpada 2008.
"Fantastis, saya ingin menyaksikan hal ini sekali lagi. Saya benar-benar merasa dihormati dan sangat bangga menjadi orang Wales," kata Ramsey selepas pertandingan, seperti dikutipSky Sport, Minggu, 1 Desember 2013.
Sebelum turun bertanding, Ramsey pun menampilkan gestur khas pendukung Cardiff yang disebut "ayatollah". Dia juga menolak untuk melakukan selebrasi saat mencetak dua gol tersebut.
"Mereka mengerti bahwa saya memang harus bergabung dengan Arsenaluntuk melanjutkan karier. Karena itu, saya pun harus bisa menghargai mereka dengan tidak merayakan gol," ungkapnya. (art)
© VIVA.co.id
Langganan:
Postingan (Atom)